Rasa Syukur

13 Jun

Pernahkah Anda merasa keterpurukan dalam hidup dan kehidupan yang teramat sangat? Pernahkah Anda merasa keberuntungan teramat jauh dari jangkauan impian Anda? Pernahkah Anda merasa gagal menaklukkan kehidupan ini? Pernahkan Anda merasa orang lain lebih beruntung daripada Anda? Pernahkah Anda merasa puluhan tahun berkutat di perantauan, bekerja sepenuh hati pergi pagi pulang petang dan berpenghasilan tetap pas-pasan? Bukan pas-pasan dalam kamus seloroh, yakni uangnya pas untuk beli rumah, pas beli mobil, pasti untuk biaya hidup mewah 7 turunan.

Pernahkan anda merasakan bahwa selama ini banting tulang tetapi hanya dapat merasakan RS-7 (rumah sederhana sempit sehingga selonjor saja susah sekali)? Pernahkah Anda merasakan iri hati melihat kolega yang sepertinya baru kemarin sore meniti karir langsung kehidupannya cemerlang tanpa beban? Gonta-ganti mobil semudah makan bakso? Padahal Anda bertahun-tahun setia dengan pekerjaan hanya dapat menaiki sepeda moror roda dua, butut pula? Yang memungkinkan kepanasan dari terik matahari dan kehujanan setiap saat?

Pernahkah Anda merasa motivasi anda berada di titik nadir? Pernahkah Anda merasa sia-sia apa yang Anda geluti selama ini? Pernahkan Anda merasa penghasilan Anda tidak pernah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari? Gajian tanggal 25, tanggal 2 dapat uang tanggal 5 habis? Sudah bosankah Anda berhutang ke sana kemari gali lubang tutup lubang?

Yang Anda perlukan sebenarnya cuma meningkatkan rasa syukur bahwa Anda telah diberikan kehidupan oleh Tuhan yang maha segalanya. Tengoklah apakah Anda memang satu-satunya orang yang paling sengsara dalam kehidupan ini? Ups! Tidak. Ternyata penilaian Anda keliru besar. Nyatanya banyak orang yang lebih sengsara daripada Anda. Lihatlah Anda dengan kesehatan yang prima! Seluruh anggota tubuh lengkap sempurna. Maukah Anda menjual kornea mata dengan harga Rp 1 milyar? Oh tidak! Anda akan bersikeras mempertahankan karunia itu.

Kalau Anda merasa tidak beruntung dalam kehidupan ini, pernahkah Anda mengoptimalkan dream mapping Anda? Pernahkah Anda mengubah mind-set dan paradigma terhadap seluru persoalan kehidupan?

Anda bilang bahwa anda pergi pagi pulang petang? Apakah Anda telah menggunakan rumusan bekerja keras, cerdas, dan ikhlas? Wah, ternyata Anda hanya mengandalkan rasionalitas belaka. Anda hanya bekerja keras, tetapi tidak cerdas. Anda tidak menggunakan efisiensi dan efektifitas dalam bekerja. Anda juga belum ikhlas, bekerja tanpa pamrih. Anda hanya bekerja untuk uang. Padahal rumusan manapun menafikan kalau seseorang hanya bekerja untuk uang. Ingat rumus Robert T. Kiyosaki, uanglah yang mesti bekerja untuk Anda. Satu lagi, dalam pekerjaan ada niat. Apakah niat Anda sudah benar? Apakah Anda niatkan pekerjaan Anda untuk beribadah kepada-Nya?

Ketika merasa iri terhadap kemewahan kolega Anda maka sebenarnya penyakit hati telah menyelimuti kehidupan Anda. Iri diperbolehkan untuk persoalan ilmu dan ibadah seseorang.

*) Tanenji, Dosen dan Sekretaris Laboratorium Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Alumni Writer Schoolen “Menulis Buku Best-Seller” ini dapat dihubungi langsung di tanenji@yahoo.com

Advertisements
7 Apr

Enable Javascript to access this page.

MASIH KUATKAH CINTA ANDA..? ATAU SUDAH MULAI MEMUDAR DAN MENYAYANGI YANG LAIN.. ?

25 Mar

LANANGE JAGAT ,Tahukah bahwa ISTRI anda

Sering menahan dan menyimpan air mata ?
Tersenyum kecewa dalam jerit derita ?
Lelah dan hampa mendampingi Anda dan Putra-putrinya ?

WADONE JAGAT  ,Relakah SUAMI anda


Alim di dalam, LIAR di luar rumah ?
Menyayangi anda namun kehilangan gairah dan cintanya ?
Mencari uang ‘Lanang’ untuk menggoda dan menyenangkan si bunga liar ?

MASA-MASA INDAH ANDA


Rindu masa indah dengan semangat MUDA ? hingga bangun pagi burung (pria) berkicau dan sangkar (wanita) pun tersenyum menggoda, tanpa berpikir ngerespun anda

STOP !! HENTIKAN HAL-HAL MERUSAK :

HENTIKAN konsumsi sekedar OBAT KUAT.
HENTIKAN ketergantungan pada BLUE FILM
HENTIKAN solusi-solusi JANGKA PENDEK.

Jangan biarkan hidup anda yang indah HILANG

Segera kembalikan gelora cinta anda dan nikmati kembali masa indah anda bersama pasangan.

Kami hadirkan KOPI CINTA sebagai AKSELERATOR VITALITAS anda.

Warisan resep cina kuno yang sudah berusia ribuan tahun, minuman para raja yang berfungsi meningkatkan stamina. Kopi Cinta Dynamic Tribulus mengandung  ramuan alamiah dan mempunyai reaksi paling cepat dibanding produk lain serta tanpa efek samping

Bukan sekedar OBAT KUAT, kopi cinta bekerja sebagai akselerator vitalitas & energi pria/wanita secara umum.

 

Melakukan akselerasi perbaikan/peremajaan organ-organ seksual dan meningkatkan kinerjanya.

 

Testimoninya luar biasa, banyak kesembuhan berbagai penyakit ringan dan kronis. Kenapa ? karena darah dan peredarannya yang sehat dan kuat adalah OBAT MUJARAB yang disediakan secara alami oleh tubuh.

Kandungan utama dalam KOPI CINTA Dynamic Tribulus MACA

  • Kopi Robusta.  Kopi jenis robusta adalah kopi yang paling enak untuk dikonsumsi. Karakter kopi robusta mudah untuk diracik dengan bahan baku, dan mempunyai wangi yang khas.
  • Tribulus Terrestris. Tribulus Terrestris adalah tanaman berbunga yang tumbuh didaerah beriklim hangat dan dapat tumbuh digurun pasir atau tanah gersang umum digunakan untuk berbagai pengobatan, karena mengandung senyawa saponin dan furostanol. Sejak tahun 1970 di Eropa Selatan, Tribulus Terrestris dipromosikan untuk meningkatkan Sex Drive. Tribulus Terrestris juga diklaim dpt meningkatkan hormon Testoterone dengan Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) yang menstimulasi produksi Luteinizing Hormone (LH) yang berkaitan dengan Daya Sexual. Hormon Testoterone disamping berperan dalam pengembangan otot dan meningkatkan fertilitas dan libido juga mempunyai efek positif dalam produksi sel darah merah dan sistim kekebalan tubuh. beberapa manfaat Tribulus Terrestris sebagai berikut :
      • Memperbaiki fungsi reproduksi laki laki maupun wanita.
      • Dengan kandungan Protodioscin (PTN) dapat memperbaiki ereksi dan vitalitas tubuh.
      • Meningkatkan Fungsi seks.
      • Khasiat lainnya Tribulus dapat menurunkan hipertensi dan kolesterol, sakit kepala, konstipasi, membantu melancarkan fungsi hati, ginjal juga saluran kencing
  • Lepidium Peruvianum Chacon (MACA).  MACA adalah tumbuhan yang tumbuh di ketinggian 12.500 – 14.000 kaki di atas permukaan laut di pegunungan Andes,Peru. MACA dapat merangsang sistem endokrin dan bekerja pada kelenjar hipotalamus-pituitari. Ini menjelaskan mengapa efeknya pada manusia tidak terbatas pada ovarium dan testis, tetapi juga bekerja pada adrenalin, memberikan suatu perasaan vit dan energi yang besar, juga sebaik kinerjanya pada pankreas dan tiroid. MACA memiliki kemampuan untuk stabilitas hormon. Luar biasanya, konsumsi dari herbal ini menunjukan dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan ketidakseimbangan hormon seperti gejala-gejala menopouse, PMS dan lain sebagainya.
  • Panax Ginseng. Kandungan Panax Ginseng pada Dynamic Tribulus berfungsi menjaga dan meningkatkan vitalitas dan kesehatan tubuh. Berdasarkan hasil penelitian di luar negeri, Panax  Ginseng mengandung bahan-bahan aktif seperti zat Ginsenosides, Glucoside, Volatile Oil, Phytosterol dan vitamin-vitamin lainnya yang mampu memberikan manfaat sebagai berikut :
      • Mempercepat kesembuhan sesudah menjalani operasi.
      • Meningkatkan daya tahan tubuh dan antioxidan.
      • Membantu meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.
      • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi.
      • Membantu mencegah kanker (antikanker).
      • Membantu menenangkan sistem saraf (antidepresan).
      • Mengatasi gangguan pencernaan dan jantung.

Apakah aman untuk dikonsumsi ??

Produk Kopi Cinta Dynamic Tribulus memiliki :
  • Sertifikat Halal MUI dengan Nomor LP-POM-MUI 17120001030909.
  • BPOM TI.084.627.821
  • DinKes No. 210360301309
  • Anjuran pakai : HANYA perlu Anda minum setiap 3 hari sekali.

Testimony

“Stamina dan Energi”

Sebagai seorang aerobic trainer,stamina dan energi saya harus selalu fit setiap hari. Sebelum kenal kopi dynamic saya selalu mengkonsumsi ramuan tradisional untuk menjaga kondisi tubuh supaya tetap fit yang proses pemakaiannya tidak praktis dan hasilnyapun biasa saja. Ketika saya mengeluh badan terasa capek banget karena kerjaan yang sangat menguras tenaga, teman saya menawarkan kopi dynamic dan saya langsung mencobanya, ternyata hasilnya WAAAOOU…luar biasa dahsyat,badan saya terasa ringan dan capek-capek hilang. Kini dengan mengkonsumsi kopi dynamic saya selalu fit setiap hari.Kalau anda ingin seperti saya tampil sehat,bugar dan fit setiap hari konsumsilah kopi dynamic

A.Irawati
Aerobic Trainer,Jember,

“Batu Ginjal “

Teman saya namanya Jamil usia 57 th pekerja bakul bawang di Larangan Brebes…sdh tahunan menderita Batu Ginjal. Krn sudah habis akal dlm mengobati,saat saya tawarkan si kopi cinta tribulus dia mau mencobanya, dan … hasilnya atas seijin Allah Swt setelah minum sachet ke-3 Batu Ginjalnya keluar sebesar kacang tanah.

Mikwan
Petani bawang,Larangan – BREBES,

“Diabet tahunan…LUNTUR!!!”

Teman saya Andreas usia 45th beralamat di Pesisir Cirebon… udah 15th menderita DIABET…dan puncaknya anfal sampai lumpuh selama 2 hari. Sebagai teman saya sarankan mengkonsumsi kopi cinta tribulus DDN… n Setelah habis 4 sachet dia bisa bangun dan berjalan normal kembali!!!

Welly
Wiraswasta,Crebon,081931153577

“Usia 78th… kenapa yah …???”

Di usia sy 78th memang sdh banyak penyakit yg datang :jari2 tangan sulit digerakkan,otot tangan & kaki selalu kram kalau lama berdiri, dengkul sering gemetaran. Kadang ketika sholat jum’at jika Imam baca ayat panjang saya tidak kuat berdirinya. Diawal Agustus 2010 saya diperkenalkan produk kesehatan Kopi Cinta oleh Bpk Husni Puteg, waktu itu sekitar jam 20.00 wib saya minum 1 sachet Kopi Cinta dgn harapan dapat meyembuhkan semua keluhan saya… bangun tidur jam 04.00 wib mau sholat subuh “burungku jadi meregang” padahal sudah 8 bulan tdk bisa berhubungan intim dengan istri…MAAF sholat subuh jadi terlambat “MUMPUNG BISA”…!!!Saya jadi rajin minum KOPI CINTA krn sudah terbukti manfaatnya,dan juga istri saya jauh lbh muda usianya (51th)tanpa bantuan Kopi Cinta tribulus pasti dikomplain terus2an.Setelah rajin minum Alhamdulillah semua keluhan saya teratasi,terlebih pd saat bln puasa setiap malam sholat tarawih 23 rakaat dan sholat jum’at tidak ada sama sekali keluhan dgn dengkul/lutut saya.Semoga Kopi Cinta tribulus dikenal n terkenal di masyarakat luas. Amin

 

H.Syahruddin Muluk
Wiraswasta,Tanggamus Lampung Selatan,

 

ceek….ceek…
Produk …saya coba 1 sachet Kopi cinta wauuu luar biasa… dan yang paling membuat aku bahagia…ada beberapa temanku yg menderita DIABETES,setelah mencoba minum KOPI CINTA tribulus…hasilnya mereka bisa tersenyum karena mampu kembali melakukan aktifitas SEXUAL dengan baik!.
Susiawansyah Hsb,Pegawai Negeri,Kisaran,.

hamilllll…
Kopi Cinta ini memang luar biasa, bukan hanya untuk menambah/mengembalikan stamina pria aja,setelah minum Kopi Cinta ini badan juga terasa lebih segar. Saya punya teman perempuan yang sudah lama (+/- 8 th)pengin punya anak lagi, setelah minum kopi cinta secara rutin …eee ternyata dia sekarang dah positif hamil!!! yaa…kalo cuma urusan ranjang,siapapun orangnya kalo minum Kopi Cinta pasti ketagihan!
Slamet Bagyo,Kary .Swasta,BEKASI,.

Usia 78th… kenapa yah …???
Di usia sy 78th memang sdh banyak penyakit yg datang :jari2 tangan sulit digerakkan,otot tangan & kaki selalu kram kalau lama berdiri, dengkul sering gemetaran. Kadang ketika sholat jum’at jika Imam baca ayat panjang saya tidak kuat berdirinya. Diawal Agustus 2010 saya diperkenalkan produk kesehatan Kopi Cinta oleh Bpk Husni Puteg, waktu itu sekitar jam 20.00 wib saya minum 1 sachet Kopi Cinta dgn harapan dapat meyembuhkan semua keluhan saya… bangun tidur jam 04.00 wib mau sholat subuh “burungku jadi meregang” padahal sudah 8 bulan tdk bisa berhubungan intim dengan istri…MAAF sholat subuh jadi terlambat “MUMPUNG BISA”…!!!Saya jadi rajin minum KOPI CINTA krn sudah terbukti manfaatnya,dan juga istri saya jauh lbh muda usianya (51th)tanpa bantuan Kopi Cinta tribulus pasti dikomplain terus2an.Setelah rajin minum Alhamdulillah semua keluhan saya teratasi,terlebih pd saat bln puasa setiap malam sholat tarawih 23 rakaat dan sholat jum’at tidak ada sama sekali keluhan dgn dengkul/lutut saya.Semoga Kopi Cinta tribulus dikenal n terkenal di masyarakat luas. Amin
H.Syahruddin Muluk,Wiraswasta,Tanggamus Lampung Selatan,.

HAID …
Awalnya saya ikut pengenalan Kopi Tribulus di BPG Indralaya OGAN ILIR, Pembicaranya…Bpk SM.RAHARJO dan Bpk HUSNI PUTEG, dari penjelasan mereka saya sangat tertarik mengenai manfaat kopi tuk wanita (mengatasi mslh datang bulan,keputihan,manopouse dll).Krn saya sendiri memang ada masalah pd saat datang bulan tak coba tuk membuktikannya… saya minum 1/2 sachet kopi tribulus hari ke-1 & ke-3…Alhamdulillah sampai hari ke-5 tuntas…benar222 saya ouas dgn manfaat tribulus!!!
Novi Desita,Pelajar SMU Indralaya,Indralaya Ogan Ilir, SUM-SEL,.

SUPERMAN …
Pada awalnya saya berkenalan malalui bpk Rian via internet,kemudian saya kontak langsung ke beliau.Saya ingin tahu tentang kopi DDN yg ditawarkan,Kemudian saya minta dikirim kopi tsb.Saya minum selama 2 hari sebanyak 2 sachet…kondisi saya membaik, di dari ke-4 saya merasakan menjadi orang berbeda. karena setelah kecelakaan berat (tabrakan motor dgn mobil avanza sep 2009) saya tdk bisa melakukan kewajiban saya sebagai seorg suami di atas ranjang,dan membuat hampir putus asa…apakah saya bisa sembuh??? Tapi berkat kopi DDN dan izin Allah Swt Alhamdulillah…semuanya sudah NORMAL kembali. Dan skrg saya sudah menjadi seorg SUPERMAN di depan istri. Trimakasih DDN…Mantap Manfaatnya.
Sopian,Wiraswasta,Banjarmasin,.

MULTIGUNA…
kopi Cinta Tribulus bukan sembarang Kopi,krn dapat mengobati segala penyakit : Diabet, Kolesterol, Ejakulasi dini, Impotensi, kanker prostat dll dan sudah banyak orang merasakan manfaatnya!! Kopi Cinta dilawan…
Sudaryanto,Wiraswasta,Cirebon,.

“burung” tdk berkicau …
Seorang karyawan PDAM kota Cirebon berusia 35th “burung” nya sdh lama tdk berkicau lagi…krn dianya menderita DIABET. setelah rutin minum kopi cinta tribulus DDN …habis 10 sachet DIABET nya normal kembali … n “burung” nya kembali berkicau.hanya 1 kata dia ucapkan Terima Kasih teman atas info kopinya.
Welly,Wiraswasta,Cirebon,081931153577.

Diabet tahunan…LUNTUR!!!
Teman saya Andreas usia 45th beralamat di Pesisir Cirebon… udah 15th menderita DIABET…dan puncaknya anfal sampai lumpuh selama 2 hari. Sebagai teman saya sarankan mengkonsumsi kopi cinta tribulus DDN… n Setelah habis 4 sachet dia bisa bangun dan berjalan normal kembali!!!
Welly,Wiraswasta,Crebon,081931153577.

Batu Ginjal
Teman saya namanya Jamil usia 57 th pekerja bakul bawang di Larangan Brebes…sdh tahunan menderita Batu Ginjal. Krn sudah habis akal dlm mengobati,saat saya tawarkan si kopi cinta tribulus dia mau mencobanya, dan … hasilnya atas seijin Allah Swt setelah minum sachet ke-3 Batu Ginjalnya keluar sebesar kacang tanah.
Mikwan,Petani bawang,Larangan – BREBES,.

Problem Sperma encer
Saya punya teman bernama Wijaya S usia 47 th di Pandesan Cirebon. Keluhan yg mengusik dirinya adalah menurut vonis dokter sperma beliau terlalu encer… shg bermasalah dlm proses pembuahan.Oleh saya di sarankan minum kopi cinta DDN…dan setelah 4 sachet… LUAR BIASA !! spermanya sudah mengental !!
Akiong,Wiraswasta,Cirebon,081312484488.

Stamina dan Energi
Sebagai seorang aerobic trainer,stamina dan energi saya harus selalu fit setiap hari. Sebelum kenal kopi dynamic saya selalu mengkonsumsi ramuan tradisional untuk menjaga kondisi tubuh supaya tetap fit yang proses pemakaiannya tidak praktis dan hasilnyapun biasa saja. Ketika saya mengeluh badan terasa capek banget karena kerjaan yang sangat menguras tenaga, teman saya menawarkan kopi dynamic dan saya langsung mencobanya, ternyata hasilnya WAAAOOU…luar biasa dahsyat,badan saya terasa ringan dan capek-capek hilang. Kini dengan mengkonsumsi kopi dynamic saya selalu fit setiap hari.Kalau anda ingin seperti saya tampil sehat,bugar dan fit setiap hari konsumsilah kopi dynamic
A.Irawati,Aerobic Trainer,Jember,.

Hidup jadi Lebih bergairah
Hidup ini jadi lebih indah dan romantis saat saya dikenalkan dengan kopi cinta. Awalnya saya tidak percaya dengan khasiat kopi cinta atau dynamic tribulus dan saya tidak mau mencobanya karena harga yang ditawarkan terlalu mahal untuk 1x minum, tetapi teman saya terus membujuk saya untuk mencobanya.. akhirnya saya mencoba kopi cinta.. ternyata memang DAHSYAT sekali dan betul khasiatnya sampai 3 hari dan tubuh saya jadi sehat dan fit..
Hendar Priawandi,Wiraswasta,Bandung,.

Luar Biasa DAHSYAT !
Awal saya ditawari minum kopi ini saya sama sekali tidak percaya akan manfaatnya, begitu malam saya pulang kok ada yang “ngangkat”, kena “efek depan” ?? saya pikir ada yang salah dengan diri saya, setelah saya kroscek kepada teman saya yang menawarkan dan membaca brosur “kopi cinta”, ternyata… wow memang DAHSYAT manfaatnya. akhirnya saya bersarung dalam kondisi “bangun” sampai subuh hari…memang gila….
Suprayetno,Teknisi AC,Medan,.

Anda Tidak PERCAYA ??

 


Saharuddin S
founder (081342370007)

Jl.Sukaria 7 no.14
Kota Makassar
Sulsel

Waspada Dengan Air Galon Isi Ulang

20 Mar



Akhir-akhir ini di beberapa kota besar, khususnya Jakarta, banyak dijumpai depot-depot pengisian air isi ulang dengan harga yang seragam: Rp4.000,- per galon. Sementara, di lain pihak, banyak iklan yang menawarkan teknologi air isi ulang tersebut dengan harga mulai Rp 8 jutaan sampai Rp 56 jutaan. Mengapa rentang harga begitu besar? Sebagai konsumen, Anda perlu mencermatinya.

Seorang ibu yang tinggal di daerah Kebunjeruk pernah mengeluh bahwa rasa air isi ulang yang dibelinya agak aneh. Oleh karena itu ia tidak berani meminumnya meski oleh penjualnya diklaim sudah bisa langsung minum. Ibu tadi terpaksa memasaknya terlebih dahulu sebelum diminum.

Menurut Ir. Nusa Idaman Said, M.Eng., Deputi Bidang Teknologi Informasi Energi, Material, dan Lingkungan, Direktorat Teknologi Lingkungan, air yang layak minum mempunyai standar persyaratan tertentu, yakni persyaratan fisis, kimiawi, dan bakteriologis. Jika satu parameter saja tidak memenuhi syarat maka air tersebut tidak layak untuk diminum. “Nah, bisa jadi air yang dibeli ibu tadi tidak memenuhi salah satu persyaratan. Oke, secara bakteriologis sudah tidak ada lagi bakteri patogen, tapi secara fisis dan kimiawi bagaimana? Bau, misalnya,” kata Nusa.

Hal itu erat kaitannya dengan teknologi yang dipakai oleh si penjual tadi. Jika teknologi benar, maka yang dihasilkan juga bagus. Sayangnya, dengan rentang harga yang sampai hampir 100% tadi, bisa jadi ada kecurangan teknologi. Dalam arti prosesnya tidak lengkap. “Sebab, dari teknologi yang standar, bisa dipangkas separonya dengan kualitas air yang bisa dipertanggungjawabkan jika sekadar untuk layak minum.”

Nusa lalu menjelaskan teknologi air isi ulang yang pernah diujicobakan di beberapa daerah padat penduduk dan sebuah pondok pesantren. Air baku (bisa dari air PAM, air sumur, atau mata air) dipompa dengan menggunakan pompa jet, sambil diinjeksi dengan larutan kaporit atau kalium permanganat. Dari sini air dialirkan ke tangki reaktor.

Dari tangki reaktor, air dialirkan ke saringan pasir cepat untuk menyaring oksida besi atau oksida mangan yang terbentuk di dalam tangki reaktor. Setelah disaring dengan saringan pasir, selanjutnya air dialirkan ke filter mangan zeolit. Di sini zat besi atau mangan yang belum sempat teroksidasi oleh khlorine atau kaporit dihilangkan. “Zat besi biasanya membuat air tidak enak kalau diminum.”

Sedangkan pembubuhan kaporit dimaksudkan untuk mengoksidasi zat besi atau mangan yang ada di dalam air, serta untuk membunuh kuman atau bakteri coli.

Reaksi oksidasi besi atau mangan oleh khlorine atau kaporit akan menghasilkan ion hipokhlorit. Ion tersebut merupakan bahan oksidator yang kuat, sehingga meskipun pada kondisi pH rendah dan oksigen terlarut sedikit, dapat mengoksidasi dengan cepat.

Berdasarkan reaksi tersebut di atas, maka untuk mengoksidasi setiap 1 mg/l zat besi dibutuhkan 0,64 mg/l khlorine, dan setiap 1 mg/l mangan dibutuhkan 1,29 mg/l khlorine. Artinya, untuk menghilangkan 1 mg/l zat besi dibutuhkan 0,64 khlorine. Akan tetapi, seperti ditulis Media Indonesia, pada praktiknya pemakaian khlorine ini lebih besar dari kebutuhan teoritis karena adanya reaksi-reaksi samping yang mengikutinya.

Kemudian, dari filter mangan zeolit air selanjutnya dialirkan ke filter karbon aktif untuk menghilangkan polutan mikro, seperti zat organik, deterjen, bau, senyawa phenol, logam berat, dan lain-lain. Setelah melalui filter karbon aktif, air dialirkan ke filter cartrige ukuran 0,5 mikron untuk menghilangkan sisa partikel padatan yang ada di air, sehingga air menjadi benar-benar jernih.

Selanjutnya, air dialirkan ke sterilisator ultraviolet agar seluruh bakteri atau mikroorganisme yang ada di air dapat dibunuh secara sempurna. Untuk lebih aman lagi, bisa dilengkapai dengan ozon generator yang diinjeksikan setelah filter cartridge. ”Air yang keluar dari sistem ini sudah siap minum,” kata Nusa.

Dalam kaitannya dengan sinar UV, Nusa menegaskan bahwa sinar ini sangat berbahaya jika kena mata. Oleh sebab itu sinar ini dikemas dalam tempat tertutup dan hanya ada lampu indikator yang menandakan bahwa sinar UV yang warnanya cenderung putih itu bekerja. “Ada pekerja saya yang hampir buta gara-gara melihat ‘keindahan’ sinar UV,” katanya. Jadi, jangan percaya jika ada yang memberitahu bahwa sinar biru keunguan yang sering menyala di setiap peralatan depot air isi ulang adalah sinar UV. “Bukan sinar itu yang bisa membunuh bakteri. Itu cuma lampu akuarium,” tandas Nusa.

Menurut Nusa, dengan proses pengolahan air seperti itu, harganya peralatan memang menjadi mahal. Tak aneh jika ada yang kemudian memotong sebagian proses dengan menekankan pada sterilisasi dengan sinar UV dan ozonisasi. Jadi proses penghilangan bau, polutan mikro, logam berat, dan sebagainya diabaikan. Alasannya, air sumbernya sudah bagus. Jadi tinggal membunuh bakterinya. “Akan tetapi, kalau saya pakai proses yang lengkap tentu rasanya berbeda dibandingkan dengan yang prosesnya terpotong.”

Nusa justru menekankan soal standarisasi teknologi air isi ulang ini. Belum adanya standardisasi membuat persaingan menjadi tidak sehat. Memang harga jualnya bisa seragam, Rp 2.500,- per galon. Tapi harga peralatan menjadi tidak seragam dengan rentang yang sangat luas. “Ada yang Rp 30 juta, ada yang Rp 60 juta.” Standardisasi itu juga demi kepentingan pengusaha depot air isi ulang, jadi bukan melulu demi konsumen. Misalkan ada yang beli peralatan seharga Rp 30 juta, dan ternyata kualitas air yang dihasilkan tidak bagus. Karena ini bisnis kepercayaan, konsumen bisa jadi beralih ke depot lain yang kualitas airnya lebih bagus. Nah, standardisasi akan membuat kualitas air yang dikeluarkan tidak begitu berbeda. Kalaupun ada yang mahal, itu lebih hanya ke arah nonteknologi. Bisa displaynya menarik, atau ruang konternya nyaman.

Hal lain yang ditegaskan oleh Nusa adalah soal botol kemasan. “Botol itu kan kualitasnya beragam dan tergantung konsumen,” kata Nusa. Memang di depot isi ulang biasanya disediakan alat pembersih, tapi itu tidak menjamin botol akan steril. Jadi, kontaminasi lebih banyak terjadi di botol. Menurut Nusa, di pabrik air minum dalam kemasan pun soal botol ini paling susah pengontrolannya. “Ada ribuan botol yang harus dibersihkan.” Oleh sebab itu biasanya hanya dilakukan sampling saja. Beberapa botol dicomot sebagai tester pengontrolan saja.”

Air isi ulang ini memang bagusnya hanya untuk sekali pakai saja. Dengan pemakaian harian tidak memungkinkan mikroorganisme berkembang. “Ya sama dengan memasak, kalau dibiarkan lama kan apa menjamin tetap steril setelah beberapa hari?” Ini berbeda dengan air PAM yang memiliki kandungan klor 0,1 ppm. Agak bau memang, namun sepanjang kandungan klor masih segitu maka mikroorganisme tidak berani masuk ke air. Ini berbeda dengan ozonisasi dan UV-isasi. Begitu selesai, tidak ada ozon dan sinar UV yang mengendap di air.
Nah, persoalan ibu tadi tentu menjadi jelas.

Fenomena Supermoon di Banda Aceh

19 Mar

Fenomena supermoon sempat membuat panik warga Aceh. Mereka mengira tsunami datang.

Cuaca cerah jadi syarat mutlak untuk bisa melihat fenomena lunar perigee atau disebut juga ‘supermoon’ yang terjadi mulai Sabtu malam, 19 Maret 2011.

Warga Banda Aceh termasuk yang beruntung bisa menyaksikannya, Pantauan VIVAnews, cahaya terang dari langit menyinari bumi Aceh sejak lepas maghrib. Tak seperti biasa, Bulan mengeluarkan cahaya yang terang, menyilaukan mata jika dilihat dalam waktu yang lama.

Lepas dari keindahannya, fenomena supermoon sempat membuat panik warga di Pidie, Lhokseumawe, dan Langa di Bireuen kemarin. Terjadi kepanikan warga saat melihat air laut merendam pemukiman warga yang dekat dengan bibir pantai. Mereka panik, mengira terjadi tsunami.

Sekolah, perkantoran, dan pasar juga terpaksa menghentikan aktivitasnya. Warga berebut naik ke atas bukit untuk menyelamatkan diri. Dilaporkan, dua warga di Pidie meninggal dunia akibat isu tsunami. Karena serangan jantung dan darah tinggi.

Saat dihubungi, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Blang Bintang, Banda Aceh, Alfian, masyarakat tak perlu panik menanggapi fenomena supermoon. “Kami bahkan tidak mengeluarkan peringatan karena ini peristiwa biasa,” kata Alfian, saat dihubungi VIVAnews.com, Sabtu malam, 19 Maret 2011.

Tahun ini, Bulan hanya akan berjarak sekitar 221.567 mil atau 356.578 kilometer. Jarak paling dekat dalam kurun waktu 18 tahun.  Beberapa orang menghubung-hubungkan fenomena ini dengan bencana. Adalah astrolog, Richard Nolle  yang awalnya menghubung-hubungkan fenomena supermoon dengan bencana alam. Ia mengklaim supermoon akan memicu gempa bumi, gunung meletus, dan badai besar.

Salah satunya yang dipakai jadi dasar teori ini adalah fakta tsunami Aceh 2004 yang merenggut lebih dari 200 ribu nyawa terjadi dua minggu sebelum supermoon 2005. Juga gempa 9,0 SR dan tsunami di Jepang, Jumat 11 Maret 2011 yang terjadi delapan hari sebelum supermoon 2011.

Namun, teori ini dibantah Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA. Ilmuwan Goddard Space Flight Center NASA, Jim Garvin mejelaskan, supermoon terjadi saat Bulan sedikit mendekat ke Bumi daripada rata-rata. Efek ini paling terlihat saat terjadi bulan purnama. “Bulan akan terlihat lebih besar, meski perbedaan jarak dari Bumi hanya beberapa persen di banding biasanya,” kata dia seperti dimuat situs Space.com.

Kata dia, efek bulan terhadap bumi telah lama menjadi subyek studi. “Efek supermoon terhadap Bumi kecil. Dan menurut studi detil para seismolog dan vulkanolog, kombinasi antara supermoon dan bulan purnama tidak mempengaruhi energi internal keseimbangan di bumi.” Meski bulan berkaitan dengan kondisi pasang surut Bumi, itu tidak mampu memicu gempa besar dan mematikan.

Kekuatan justru  berada di Bumi. “Bumi menyimpan energi di balik lapisan luar atau keraknya. Perbedaan daya pasang surut yang diakibatkan bulan (juga matahari) tidak cukup mendasari munculnya kekuatan besar dari dalam bumi.”
Fenomena Supermoon di Banda Aceh

Laporan: Muhammad Riza| Aceh

vivanews

Bahaya Gosok Gigi Dengan Tangan Kanan

19 Mar

Otak kita dibagi menjadi dua bagian (hemisfer), yaitu otak kanan dan otak kiri dengan fungsi yang berbeda.

Otak Kanan

Otak kanan berfungsi dalam perkembangan EQ (Emotional Quotient), seperti hal persamaan, khayalan (imajinasi), kreativitas, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna, berpikir lateral (paralel), berpikir intuitif dan feeling, tidak terstruktur, dan cenderung tidak memikirkan hal-hal yang terlalu mendetail.

Daya ingat otak kanan bersifat jangka panjang (long term memory). Bila terjadi kerusakan otak kanan misalnya pada penyakit stroke atau tumor otak, maka fungsi otak yang terganggu adalah kemampuan visual dan emosi misalnya.

Otak Kiri

Otak kiri berfungsi sebagai pengendali IQ (Intelligence Quotient) seperti hal perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan, analitis, matematis, sistematis, linear, rapi, tahap demi tahap, dan logika.

Daya ingat otak kiri bersifat jangka pendek (short term memory). Bila terjadi kerusakan pada otak kiri maka akan terjadi gangguan dalam hal fungsi berbicara, berbahasa dan matematika.

Secara sederhana, otak kanan merupakan gudangnya kreativitas dan spontanitas. Sedangkan otak kiri adalah otak yang suka menganalisis dan banyak pertimbangan.

https://lh3.googleusercontent.com/_9W8681AXnyo/TXGfkjLr0sI/AAAAAAAAASI/C2UVnlmthSE/otak%20kanan.jpg

Lalu apa hubungannya dengan menggosok gigi dengan tangan kanan ?

Menurut para ahli, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya. Kenapa ? Dari kecil kita di sekolah diajar berhitung, berpikir dengan logika, berbahasa. Sedikit sekali pelajaran musik, melukis dll. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan, yaitu lebih dominan otak kiri dibanding otak kanan. Padahal kita hidup butuh dua-duanya untuk berfungsi maksimal.

Jika demikian, potensi otak kanan akan lemah dan semakin lemah. Untuk itu, semua guru, dosen, mentor, trainer ketika mengajar haruslah menggunakan strategi pelibatan otak kiri dan kanan siswanya.

Salah satu kegiatan sederhana bagi kita yang sudah dewasa untuk melatih otak kanan adalah dengan menggosok gigi dengan tangan kiri.

Kenapa tangan kiri ?

Tangan kiri dikendalikan oleh otak kanan, sedang tangan kanan dikendalikan oleh otak kiri.

Jika Anda menggosok gigi dengan tangan kanan, itu sama saja dengan menambah dominasi yang tidak perlu pada otak kiri Anda. Bahaya bukan?

Cara sederhana lainnya yaitu mengambil barang, menulis, membuka pintu, memegang remote, menggerakan mouse, mengetik di HP, menyalakan tombol TV dan kegiatan lainnya dengan tangan kiri.

Biasakan melakukan kegiatan dengan tangan kiri supaya otak kanan Anda bisa berkembang maksimal

Sumber : http://purbakuncara.com/

Berburu Piramida Nusantara

18 Mar

Mentari nyaris berada di atas ubun-ubun, saat empat mobil menepi di pinggiran Jalan Raya Soreang-Cipatik, medio Februari 2011. Siang itu, Kampung Badaraksa yang terletak di lereng bukit, kedatangan tamu.

Rombongan itu menyusuri  jalan kecil mendaki di tengah pemukiman penduduk, hendak menuju ke atas puncak Gunung Lalakon, yang terletak di Desa Jelegong, Kecamatan Kotawaringin, Kabupaten Bandung.

Dari Kampung Badaraksa yang berada di ketinggian sekitar 720 m di atas permukaan laut, mereka bergegas naik memutari bukit dari bagian selatan ke barat.

Sambil membawa berbagai peralatan dan beberapa gulungan besar kabel, rombongan membelah hutan gunung. Derap langkah kaki mereka seolah berkejaran dengan ritme suara jengkerik, dan tonggeret di kanan-kiri.

Tim yang terdiri dari sekelompok pemuda dan para peneliti itu, akhirnya sampai di puncak setinggi 988 meter dari permukaan laut.

Kabel direntang. Tim mulai memasang alat geolistrik yang mereka bawa. Sebanyak 56 sensor yang dipasangi altimeter (alat pengukur ketinggian) diuntai dari puncak bukit ke bawah lereng, masing-masing berjarak lima meter, dicatu oleh dua aki listrik.

Alat-alat itu berfungsi mendeteksi tingkat resistivitas batuan, dan bisa digunakan menganalisa struktur kepadatan batuan hingga ratusan meter ke bawah.  “Tujuan kami saat itu mengetahui apakah ada bangunan tersembunyi di dalam gunung,” kata Agung Bimo Sutedjo, kepada VIVAnews, di Jakarta, Selasa, 15 Februari 2011.

***

Agung adalah Pendiri Yayasan Turangga Seta, organisasi yang punya hajat penelitian di gunung itu. Bak tokoh fiksi Indiana Jones, awak Turangga Seta memang punya kegemaran memburu jejak sejarah. Bukan atas hasrat memiliki, tapi mengungkap kegemilangan sejarah nenek moyang di masa lalu.

Komunitas itu berdiri sekitar 2004, digawangi oleh sekelompok profesional di berbagai bidang. Ada pengajar, kontraktor bangunan, pegawai negeri sipil, karyawan perusahaan swasta, juga mahasiswa. Beberapa di antara mereka punya kepekaan lebih terhadap kehadiran gaib, atau istilah keren mereka: parallel existence.

“Kami ini semua anak-anak MIT. Bukan Masachussetts Institute of Technology, tapi Menyan Institute of Technology,” kata anggota Turangga Seta Hery Trikoyo, bergurau. Sebab, dalam melakukan perburuan terhadap situs sejarah, kadang mereka mendapat sokongan informasi lokasi dari ‘informan tak kasatmata’.

Namun, karena dasarnya mereka adalah anak-anak yang mengenyam pendidikan tinggi, dorongan mereka membuktikan informasi tersebut, mengalir deras. Tak jarang para ‘arkeolog partikelir’ ini keluar malam-malam usai jam kerja, untuk menggali sebuah tempat demi membuktikan kebenaran hipotesa mereka.

Setelah mereka menemukan benda sejarah yang mereka maksud, lalu mereka menimbunnya kembali, tanpa diketahui oleh masyarakat umum. “Kami khawatir bila diketahui banyak orang, malah diambil atau dicuri,” kata Agung.

Kali ini, kedatangan mereka ke Gunung Lalakon dalam rangka membuktikan teori mereka, bahwa ada sejumlah piramid di Indonesia. Salah satu informasi awal didapatkan dari tafsiran mereka terhadap relief Candi Penataran.

Turangga Seta percaya bahwa kebudayaan Nusantara lebih tua daripada Kebudayaan Sumeria, Mesir, atau Maya. Mereka haqul yakin Indonesia memiliki situs candi atau piramida yang lebih banyak dan lebih megah dari peradaban Mesir dan Maya.

“Ada ratusan piramida di Indonesia, dan tingginya tak kalah dari piramida Giza di Mesir yang cuma 140-an meter,” kata Agung. Meski masih harus diuji secara ilmiah, pandangan Agung senada dengan teori Profesor Arysio Santos, yang menyebutkan Indonesia adalah peradaban Atlantis yang hilang. (Baca juga: Nusantara Memendam Atlantis?)

Keyakinan ini tentu saja membuat banyak orang mengernyitkan dahi.  Turangga Seta sempat mem-post keyakinan mereka ihwal keberadaan piramida di Indonesia di sebuah forum online. lengkap dengan foto-fotonya. Hasilnya, mereka menuai cemoohan dan tertawaan. “Nanti, kalau semuanya terbukti, mereka tak bisa lagi tertawa,” kata Agung berapi-api.

***

Agung mungkin sedang sesumbar. Tapi, bisa juga tidak. Usai pengujian geolistrik di Gunung Lalakon, para peneliti yang datang bersama Agung cs. terbengong-bengong. Mereka bukan sembarang peneliti. Mereka adalah peneliti papan atas. Beberapa adalah pakar geolog ternama, yang kredibilitasnya tak diragukan. Tapi karena datang atas nama pribadi, kehadiran mereka di sana tak mau diungkap.

Setidaknya, kekaguman mereka sempat diabadikan dalam sebuah rekaman video milik tim Turangga Seta yang disaksikan VIVAnews. “Selama ini saya tidak pernah menemukan struktur subsurface seperti ini. Ini unnatural (tidak alamiah – red),” kata pakar geologi yang wajahnya sering terlihat di berbagai stasiun TV itu.

Lazimnya, sebuah lapisan tanah atau lapisan batuan akan menyebar merata secara menyamping atau horisontal. Tapi hasil uji geolistrik menyatakan terdapat semacam struktur bangunan yang memiliki bentuk seperti piramida, dan di atasnya terdapat lapisan batuan tufa dan breksi dengan pola selang-seling secara bergantian.

Pola batuan tufa dan breksi ini berulang secara melintang bukan mendatar, dengan kemiringan sama. “Seolah-olah piramida ini diuruk dan dibronjong secara sengaja, agar tak longsor,” kata Hery, yang berprofesi sebagai konsultan kontraktor bangunan.

Dalam lanjutan rekaman video berikutnya, pakar geologi tadi menunjuk sebuah bentukan berwarna biru. Dalam hasil uji geolistrik, warna biru menandakan sebuah tempat yang punya resistivitas paling rendah.  “Ini mungkin semacam rongga yang bisa berisi air atau tanah lempung,” pakar geologi itu menerangkan. Bentukan tadi menyerupai semacam pintu.

Yang jelas, pakar geologi itu melanjutkan, kemungkinan besar temuan itu adalah struktur buatan manusia, karena proses alamiah sepertinya tak mungkin menghasilkan pola batuan semacam itu. “Ini jelas man-made,” kata dia.

VIVAnews sempat mengkonfirmasi salah satu pakar geologi yang turut dalam penelitian ke Gunung Lalakon bersama tim Turangga Seta. Awalnya ia menampik, dan mengatakan tak tahu-menahu keberadaan struktur bangunan mirip piramida di bawah Gunung Lalakon. Tapi belakangan secara tersirat ia mengakui hal itu.

“Saya no comment,” kata geolog kawakan Andang Bachtiar kepada VIVAnews, Rabu, 23 Februari 2011. Lebih jauh, mantan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) itu mengatakan hasil analisis itu masih belum bisa menyimpulkan apa-apa. Masih banyak hal yang perlu dibuktikan, kata Andang.

Tapi Andang kemudian mengaku, selain ke Gunung Lalakon di Bandung, juga ia mendampingi tim Turangga Seta menguji bukit serupa di daerah Sukahurip, Pengatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menurut Agung, timnya sudah melakukan pengujian geolistrik dan uji seismik di 18 titik di beberapa tempat di Indonesia. Di Bandung dan di Garut, mereka mendapat hasil kurang lebih sama. Semua serupa: indikasi adanya sebuah struktur bangunan yang mirip piramida di bawah bukit.

Bedanya, di bukit-piramida di Garut tak dijumpai adanya rongga seperti pintu, seperti halnya di Bandung. “Mungkin karena kami hanya mengujinya di salah satu bagian lereng bukit saja,” kata Hery Trikoyo.  Sayang, Turangga Seta masih menutup rapat hasil uji mereka di tempat lainnya.

***

Turangga Seta mengklaim masih ada ratusan piramida lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu pentolan Turangga Seta lainnya, Timmy Hartadi, dalam laman Facebook mereka mengatakan bahwa piramida-piramida itu tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. (Lihat Infografik)

Klaim penemuan sebuah piramida tersembunyi di dalam bukit, tak hanya terjadi di Indonesia. Klaim ini juga sempat muncul di Bosnia. Pada 2006, seorang pengarang bernama Semir Osmanagic mengklaim penemuan ini, dan sempat mengatakan mereka menemukan piramida tersembunyi di bukit Visocica, kota Visoko, yang terletak di barat laut Sarajevo.

Osmanagic mengatakan penggalian piramida itu melibatkan arkeolog dari Australia, Austria, Irlandia, Skotlandia dan Slovenia. Namun, beberapa arkeolog yang disebut Osmanagic menolak klaim tersebut.

Seperti dikutip dari situs Archaeology.org, arkeolog dari Kanada yang disebut Osmanagic, Chris Mundigler mengaku tak pernah mendukung atau setuju bekerja di proyek tersebut. “Skema ini adalah sebuah kebohongan keji terhadap masyarakat awam, dan tak akan pernah mendapat tempat di dunia ilmu pengetahuan,” kata pernyataan resmi dari Asosiasi Arkeolog Eropa.

Bagaimana dengan klaim piramid di Bandung dan di Garut?

Secara geomorfologis, bentuk Gunung Lalakon di Bandung maupun Gunung Sadahurip di Garut memang memiliki bentuk yang mirip dengan piramida. Mereka memiliki empat sisi yang nyaris simetris.

Gunung Sadahurip Garut (Credit: Turangga Seta)

“Bentuknya kok begitu simetris ya? Lancipnya sangat simetris,” ujar arkeolog senior Profesor Edi Sedyawati, saat dijumpai VIVAnews di kediamannya di Jakarta, Rabu, 23 Februari 2011.

Namun, kata Edi, klaim dan hasil uji geolistrik masih belum cukup untuk mendapatkan kesimpulan akhir.  Langkah selanjutnya adalah penggalian percobaan pengambilan sampel dengan memuat sebuah test bed untuk mengetahui apa benar ada indikasi lapisan-lapisan budaya dan ada bekas-bekas perbuatan manusia atau tidak.

“Tapi ini harus betul-betul penggalian arkeologi yang meminta izin kantor suaka purbakala dan melibatkan arkeolog, karena harus ada pertanggung jawaban dan laporan, dari mili ke mili (milimeter, red),” kata Edi Sedyawati.

Turangga Seta pun tengah mengusahakan izin pengambilan sampel tanah di Gunung Lalakon kepada Pemda Jawa Barat. “Kami hanya perlu menggali tanah di lokasi, selebar sekitar 3-4 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter,” kata Agung.

***

Batu Tapak, Gunung Paseban, di dekat Gunung Lalakon BandungGunung Lalakon dikelilingi beberapa bukit lain seperti bukit Paseban, Pancir, Paninjoan, Pasir Malang. Di bukit Paseban ada tiga buah batu, yang dua di antaranya terdapat telapak kaki manusia dewasa, dan telapak kaki anak-anak.

Menurut Edi, bila benar batu telapak itu peninggalan sejarah, kemungkinan ini berasal dari zaman megalitikum. Batu telapak juga sudah dijumpai di tempat lain, seperti prasasti Ciaruteun, peninggalan Raja Purnawarman dari kerajaan Tarumanegara. “Cap telapak kaki biasanya diabadikan sebagai monumen mengenang pemimpin suatu daerah,” kata Edi.

Cap kaki juga erat kaitannya dengan konsep Triwikrama atau tiga langkah yang berkembang di masa itu. Saat itu, mereka percaya bila seseorang hendak naik ke dunia dewa-dewa, mereka harus menjejak dengan keras agar dapat melompat tinggi sekali.

Sementara itu, di Gunung Lalakon  juga terdapat beberapa situs batuan, seperti Batu Lawang, Batu Pabiasan, Batu Warung, Batu Pupuk, Batu Renges, Batu gajah, dan sebuah batu panjang yang terletak di atas puncak.

Abah Acu, tokoh masyarakat Kampung Badaraksa gunung LalakonMenurut Abah Acu, tokoh masyarakat Kampung Badaraksa, secara filosofis, Gunung Lalakon adalah perlambang sebuah lakon dari kehidupan manusia. Batu-batu tadi merepresentasikan berbagai lakon atau profesi yang dipilih oleh manusia.

Namun, keberadaan batu-batu tadi kerap disalahgunakan. Banyak orang datang ke tempat batu di Gunung Lalakon mencari pesugihan. Bahkan, menurut Jujun, tokoh agama Islam di tempat itu, dulu banyak orang datang ke Batu Gajah mencari ilham judi buntut. “Banyak pula yang berhasil menang,” kata Jujun.

Jujun menerangkan, di Gunung Lalakon secara rutin juga digelar acara ritual tolak bala, yakni dengan membuat nasi tumpeng kemudian dibagikan dan dimakan oleh penduduk. “Acara ini diadakan setiap tahun, biasanya setiap tanggal 1 Syuro.”

Berbeda dengan tradisi di Gunung Lalakon, masyarakat di sekitar Gunung Sadahurip relatif lebih ‘modern’. Menurut Nanang, warga Kampung Cicapar Pasir, kampung terdekat Gunung Sadahurip, di sana tak ada tradisi tolak bala. Masyarakat sekitar juga tak terlalu peduli dengan mitos gunung itu di masa lalu.

***

Pakar sejarah dari Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Nina Herlina Lubis, mengatakan di Tatar Sunda yang meliputi Jawa Barat, Banten, DKI, dan sebagian Provinsi Jawa Tengah, terutama dataran tinggi seperti Banten Selatan, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Kuningan, dan Bogor, banyak ditemukan peninggalan budaya megalitikum. Tinggalan-tinggalan itu di antaranya berupa  batu menhir, bangunan berundak, batu lumpang, peti kubur batu, batu dakon, dan arca megalitik.

Namun, Nina menjelaskan, sejarah di Tatar Sunda tak mengenal bangunan piramida karena tak ada kebiasaan di Tatar Sunda membuat bangunan piramida dengan ketinggian hampir ratusan meter sebagai tempat suci. “Tempat suci di Tatar Sunda ini seringkali disebut multi-component sites atau situs berkelanjutan,” kata Nina melalui surat elektronik kepada VIVAnews.

Bila pada masa prasejarah tempat suci itu dikenal sebagai punden berundak-undak, tempat pemujaan leluhur, maka ketika budaya Hindu Budha (yang hidup pada masa Kerajaan Tarumanegara dan Kerajaan Sunda), tempat suci itu terus dipergunakan.

Hanya saja menhir dijadikan sebagai lingga, lalu bangunan berundak itupun diwujudkan dengan gunung yang di atasnya dibangun lingga. Saat Kerajaan Sunda runtuh, maka lingga pun diganti dengan nisan bagi makam tokoh yang dianggap keramat.

Saat diberitahu di bukit-piramida Bandung maupun Garut ada makam yang dikeramatkan, serta adanya keluarga keturunan Syekh Abdul Muhyi, penyebar agama Islam di kawasan Priangan Timur, yang hidup dua abad setelah Kerajaan Sunda runtuh, Nina berusaha membuat konklusi dan analisa.

“Saya menduga bahwa bukit berbentuk piramida ini, adalah mandala (daerah pertapaan berupa dusun mandiri yang terletak di tempat terpencil), yang sudah tercampur dengan budaya yang datang kemudian (yaitu Hindu-Budha-Islam),” ujar Nina.

Namun untuk mengungkap apa sesungguhnya yang tersembunyi di balik bukit berbentuk piramid itu, kata Nina, para geolog harus bekerjasama dengan para arkeolog untuk melakukan ekskavasi (penyingkapan).

***

Cerita soal penemuan bukit berstruktur piramida ini rupanya telah sampai pula ke Istana Presiden. Seorang pejabat di lingkaran presiden, kepada VIVAnews mengaku telah dilaporkan ihwal riset itu. Untuk keterangan soal ini, dia minta tak disebutkan namanya, menimbang riset yang belum rampung.

“Ya, saya sudah lihat analisis geolistrik dan georadar-nya. Saya menyaksikannya dalam bentuk tiga dimensi. Menakjubkan, dan masih misterius. Tim riset itu dipimpin oleh para geolog terpercaya,” ujar si pejabat itu lagi, Rabu pekan lalu.

Tapi, pejabat itu tak mau menjelaskan detil penemuan. Sang geolog, ujarnya, belum mau diungkapkan ke publik. “Masih didalami oleh tim riset mereka, tetapi dari hasil yang ada, memang mencengangkan,” ujarnya.

Dia melukiskan, dari hasil geolisitrik tampak struktur berbentuk piramida di dalam bukit itu. Ada undak-undakan, mirip tangga menuju puncak piramida. Di bagian dasar, ada semacam pintu, dan tampak juga sesuatu yang mirip lorong di dalamnya.

Dia menambahkan, para ahli itu percaya ada semacam struktur geologis tak biasa di dalam gunung menyerupai piramida itu. Para ahli geologi itu, kata si pejabat istana, mempertaruhkan kredibilitas keilmuan mereka. “Kita tunggu saja. Kalau riset dan pembuktian ilmiah sudah lengkap, pasti akan dibuka ke masyarakat”.

Mungkin inilah masa penantian yang cukup menegangkan. Adakah bukit piramida ini sekadar dongeng ala piramida Bosnia yang berulang, atau memang suatu pengungkapan gemilang tentang adanya suatu peradaban besar di Nusantara yang belum pernah terungkap? (np)

vivanews.

%d bloggers like this: